Jumat, 27 Desember 2013

PEMILIK HATI YANG RAPUH

Hari ini dalam satu kali kata yang terucap membuat hatiku perih. Rasa ku pun lara dibuatnya. Air mata tak henti-hentinya menetes, merebak ke setiap asa yang hancur. 
Seketika harapan ku hancur berkeping-keping. Bermimpi pun aku tak sanggup. Batin ku bergulat ingin rasanya ... rasanya ... dan rasanya. aku pun tak mengerti apa yang ada dibenakku sekarang.  
Kadang aku berpikir untuk apa aku hidup, untuk apa aku disini dan untuk apa aku terlahir. Seakan tak pernah ada gunanya karena aku memang tak pernah ada.
Saat ini satu kata yang ada hanyalah Lelah. Aku lelah akan hatiku, aku lelah akan mataku, aku lelah pada pendengaranku dan aku lelah akan hidup.
Karena sekuat apapun ku bertahan, Sekuat apapun ku mencoba tetaplah Aku si pemilik hati yang rapuh.

27 Desember 2013

Kamis, 21 November 2013

KAMU part2

Kamu...
Hanya kamu yang terlintas dalam benak
Menyisir angan dikala sendu
Membasuh asa dikala lara

Kamu...
Setetes embun  pengawal pagi
Penopang semangat yang tak kan luntur
Menadah gelisah yang tak pernah lelah

Kamu dan kamu
Hanya kamu

21 November 2013

Selasa, 05 November 2013

Hitam Pekat

Dentingan jam mengacu setiap asa
mengarak untuk keperaduan
membasuh rasa lelah yang menyapa
maka lelaplah waktu

Malam yang kelam
kegelapan yang menyimpan sunyi
kepekatan yang merajai alam
dan kesepian yang mengalirkan lelap

5 November 2013


Selasa, 22 Oktober 2013

Jejak Mu

Setiap deru langkah yang mengembara
menghentakkan alunan rasa yang goyah
ukirkan kenangan di tanah yang sembab
melaju melawan asa nan pilu

langkahmu seperti iringan orkestra yang menggema
membekalinya dengan syahdu menuju nestapa
mengarak ke penjuru emosi
mengemasi jejak-jejak langkahmu yang tak kan sirna

Sabtu, 06 April 2013


MENANTIMU
lunglai jiwa ini menanti
segurat senyum pada wajah yang layu
wajah yang muram tanpa asa
wajah yang luka oleh rasa
hingga enggan tuk menoleh
            lukamu mampu menghempaskan aku
kesudut ruang tak bernama
jatuh berkeping-keping tanpa harapan
hingga aku lelah karnanya

13 Oktober 2012
TAK PUNYA ARTI

Arti yang tak bisa disampaikan angin dengan hujan
Arti yang tak bisa disampaikan teratai pada danau
Arti yang tak bisa disampaikan duka kepada luka
hanya arti yang bisa menorehkan hidup dengan mati

Jumat, 05 April 2013

Jentikan jemariku menyelami cerita usangku
Lekukan jari jemari yang menyelusup pada cerita usang ku
Dan cerita usangku yang menggeliat pada syaraf-syaraf jemari ku
Cerita usangku yang menari setiap detak tanpa interval, gemulai torehan warna yang terbingkai
Ketika jari jemari ku mulai melukiskan cerita usang ku, tak dapat ku sanksikan kenyamanan yang ditorehkannya
Mengibaskan setiap suka, menyilaukan setiap luka
Nanarnya tak dapat di hentikan sang waktu, hingga menjelma menjadi bulir-bulir nestapa


Maret 2013