Lekukan jari jemari yang menyelusup pada cerita usang ku
Dan cerita usangku yang menggeliat pada syaraf-syaraf jemari ku
Cerita usangku yang menari setiap detak tanpa interval, gemulai torehan warna yang terbingkai
Ketika jari jemari ku mulai melukiskan cerita usang ku, tak dapat ku sanksikan kenyamanan yang ditorehkannya
Mengibaskan setiap suka, menyilaukan setiap luka
Nanarnya tak dapat di hentikan sang waktu, hingga menjelma menjadi bulir-bulir nestapa
Maret 2013